Menteri Urusan Islam Arab Saudi Terkesima dengan Perkembangan Dewan Da’wah

Jakarta, dewandakwah.com – Pengurus Pusat Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia diterima oleh Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Kerajaan Arab Saudi, Syaikh Dr. Abdul Latif bin Abdul Aziz Alu Syaikh, di Hotel Four Seasons Jakarta, Sabtu, 26 Maret 2022.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, hadir mewakili Pengurus Pusat Dewan Da’wah yakni Wakil Ketua Umum I Ustadz Abdul Wahid Alwi, MA, Wakil Ketua Umum III Ustadz Amlir Syaifa Yasin, MA, Wakil Ketua Umum V Ustaz Dr. Imam Zamroji serta Sekretaris Umum Ustadz Avid Solihin, MM.

Kepada Syaikh Abdul Latif, Ustadz Abdul Wahid Alwi menyampaikan sejumlah perkembangan dan kiprah Dewan Da’wah khususnya dalam dakwah di kawasan pedalaman Nusantara.

“Menteri terkesima saat mendengarkan penjelasan dari Ustadz Abdul Wahid Alwi tentang kiprah dakwah Dewan Da’wah,” kata Ustaz Imam Zamroji kepada mediadakwah.id.

Selain itu, Ustadz Abdul Wahid Alwi juga menyerahkan ringkasan konsep Bina-an wa Difa-an dalam gerakan dakwah Dewan Da’wah. Ia meminta agar Syaikh Abdul Latif dapat memberikan catatan.

“Setelah membaca dengan seksama, Syaikh Abdul Latif memberikan apresiasi terhadap konsep tersebut dengan mengatakan ini bagus dan benar,” imbuh Ustadz Imam.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Wahid Alwi juga menyerahkan buku yang berisi dokumen foto lima proyek Dewan Da’wah atas bantuan dari Raja Abdullah bin Abdul Aziz.

“Alhamdulillah Menteri membacanya dengan seksama dan konfirmasi banyak hal terkait hubungan Dewan Da’wah dengan Kerajaan Saudi Arabia,” jelas Ustadz Imam.

Pada akhir pertemuan, Syaikh Abdul Latif memberikan apresiasi terhadap pandangan dan gerakan da’wah Dewan Da’wah sebagai organisasi da’wah yang terbaik, dan mempersilakan Ustadz Abdul Wahid Alwi untuk diwawancarai oleh wartawan dari Saudi Arabia.

“Pertemuan diakhiri dengan pemberian cinderamata dan hadiah dari Menteri kepada Dewan Da’wah dan delegasi yang hadir,” pungkas Ustadz Imam.

Red: Dudy S.Takdir

Leave a Reply

Your email address will not be published.