Dewan Da’wah Berikan Award kepada Sejumlah Tokoh Dakwah

Padang, dewandakwah.com – Haflah Tasyakur 55 Tahun Dewan Da’wah yang digelar selepas Rakornas di Padang Sumatera Barat dirangkai dengan penganugerahan Dewan Da’wah Award, Sabtu (26/2/2022).

Beberapa tokoh nasional dan internasional mendapatkan apresiasi penghargaan tersebut. Ada tokoh da’i, tokoh birokrat, pemimpin daerah, pengusaha dan da’i kampus.

Keberagaman profesi dan jabatan itu menyatu dalam kepedulian yang sama terhadap da’wah. Dewan Da’wah berpandangan para penerima award tersebut telah ikut berkontribusi dalam menyukseskan da’wah baik melaui program Dewan Da’wah maupun kegiatan da’wah secara umum.

Ada tujuh tokoh nasional dan internasional yang meraih penghargaan Dewan Da’wah Award ini untuk tujuh kategori yang sudah ditetapkan. Diantaranya; kategori tokoh da’i pemimpin daerah, tokoh da’i pedalaman, tokoh da’i birokrat, tokoh pembina masjid nasional, tokoh ibunda para da’i, tokoh da’i internasional dari Indonesia dan negeri jiran.

Berikut sekilas profil para penerima Award Dewan Da’wah 2022.

1. Tokoh Da’i Pemimpin Daerah

Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia menganugerahkan Award ini kepada H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. Datuak Marajo, Gubernur Sumbar, tempat kegiatan Rakornas Dewan Da’wah 2022.

Mahyeldi adalah tokoh pemimpin yang menyematkan dirinya sebagai da’i dan mubaligh sebelum terjun di dunia politik praktis. Kiprahnya di dunia politik mengantarkannya menjadi pemimpin daerah sejak tahun 2009, sebagai wakil walikota Padang 2009-2014, Walikota Padang 2014-2019, terpilih kembali pada periode kedua. Selanjutnya melangkah ke tingkat provinsi sebagai Gubernur Sumatera Barat.

“Tidak ada alumni da’i,” kata Mahyeldi dalam sambutannya pada kegiatan Rakornas. Dan karenanya ia terus berdakwah dalam kapasitas kepemimpinannya.

2. Tokoh Da’i Pedalaman

Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia dengan penuh ta’zhim menganugerahkan penghargaan award ini kepada Allahu Yarham K.H. Syuhada Bahri, Lc. Mantan Ketua Umum Dewan Da’wah yang beberapa hari menjelang kegiatan Rakornas dipanggil Allah Subhanahu wata’ala. Teriring do’a; Semoga Allah merahmatinya dan mengampuninya, menerima amal jihad dan da’wahnya, menempatkannya di Surga-Nya.

Kader Mohammad Natsir yang satu ini adalah kader handal sebagai da’i di lapangan. Ditugaskan Pak Natsir merambah satu daerah ke daerah lain. Dikenal sebagai da’i seribu pulau. Berda’wah berkeliling pedalaman Indonesia. Hampir tak ada wilayah NKRI yang luput dari jejak da’wahnya merambah hingga ke Timor Leste (Timor Timur).

Seluruh hidupnya dihabiskan dalam da’wah ilallah. Rekan sejawatnya, KH. Abdul Wahid Alwi menjulukinya sebagai Abud Du’at, Du’at Ulul ‘Azmi atau Ulul ‘Azmi minad du’at.

Ustadz Syuhada Bahri lahir di Banten, 15 Juni 1954 M./ 13 Syawwal 1373 H. dan Wafat di Jakarta, 18 Februari 2022 M./ 17 Rajab 1444 H. Rahimahullah rahmatan wasi’ah.

3. Tokoh Pembina Masjid Nasional

Tidak ada yang meragukan ketokohan dan kenegarawan tokoh yang satu ini. Menjadi orang nomor dua di negeri ini selama dua kali periode. Namun demikian tidaklah mengurangi semangat berorganisasi dan khidmatnya kepada ummat dan bangsa.

Kecintaannya dan perhatiannya kepada masjid diwujudkan dengan menjadi ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) periode 2012-2017 dan dilanjutkan periode berikutnya hingga saat ini.

Atas kiprah dan kesungguhannya membina Masjid di Indonesia. Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia memberikan apresiasi dan penghargaan kepada H.M. Jusuf Kalla sebagai Tokoh Pembina Masjid Nasional

4. Tokoh Da’i Birokrat

Pria kelahiran Senturang, 24 April 1980 ini tercatat sebagai alumni angkatan pertama STID Mohammad Natsir Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia. Menjadi Da’i Dewan Da’wah di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Membangun ummat dan bangsa di daerahnya melalui da’wah.

Memanfaatkan peluang dan kesempatan untuk menjadikan da’wah lebih terasa manfaatnya bagi khalayak masyarakat banyak. Hingga akhirnya dipercaya masyarakat Sambas untuk memimpin Kabupaten Sambas menjadi Bupati.

Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia dengan bangga menganugerahkan award sebagai Tokoh Da’i Birokrat kepada H. Satono, S.Sos.I.,MH, Bupati Sambas 2021-2026.

5. Ibunda Para Da’i

Pendiri PT Pusaka Tradisi Ibu yang berubah nama menjadi PT Paragon Technology and Innovation ini menjadi inspirasi kaum Ibu dalam membangun kesuksesan bisnis. Wanita kelahiran Padang Panjang, Sumatera Barat, 27 Juli 1950 ini juga menjadi contoh pengusaha sukses yang menebar manfaat bagi kebaikan dan kemaslahatan ummat.

Hadir dalam mensupport kegiatan da’wah Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia, diantaranya dalam program kaderisasi dan pengiriman da’i pedalaman. Allahu yarham Ustadz Syuhada Bahri menjulukinya sebagai Ibunda Para Da’i.

Dengan penuh hormat, Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia memberikan Award kepada Hj. Nurhayati Subakat sebagai Ibunda Para Da’i.

6. Tokoh Da’i Internasional

Tokoh Malaysia yang wafat pada 20 Agustus 2021 dalam usia 74 tahun ini adalah satu dari sekian murid pak Natsir dari Negeri Jiran Malaysia. Beliau dilantik sebagai Presiden Angkatan Belia Islam (ABIM) Malaysia ke-3 pada 1983 hingga 1991 menggantikan Anwar Ibrahim. Termasuk pengasas Wadah Pencerdasan Ummah Malaysia pada 2005. Menjadi pelanjut jejak Pak Natsir di Negeri Jiran.

Sebagai wujud menyambung hubungan baik Pak Natsir dengan para kadernya di Negeri Jiran, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia memberikan penghargaan kepada Profesor Dato’ Dr. Siddiq Fadzil, sebagai Tokoh Da’i Internasional

7. Tokoh Da’i Kampus Internasional

Pemikir dan Peneliti Negeri Jiran asal Indonesia ini adalah kader Pak Natsir. Karyanya tentang Pak Natsir berjudul “Mohammad Natsir Intellectualism and Activism in Modern Age”, merupakan wujud kesungguhan sang murid merawat warisan luhur Pak Natsir untuk menjadi inspirasi generasi pelanjut. Kini pria kelahiran 5 Januari 1951 berkiprah di International Islamic University Malaysia (IIUM) sebagai guru besar.

Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia menganugerahkan penghargaan kepada Prof. Dr. Sohirin Mohammad Solihin sebagai Tokoh Da’i Kampus Internasional.

Demikian Dewan Da’wah Award yang diberikan pada kegiatan Haflah Tasyakur 55 Tahun Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia. Penganugerahan diberikan langsung oleh Ketua Umum Dewan Da’wah, Dr. Adian Husaini dengan didampingi para pengurus Dewan Da’wah. Beberapa penerima Award ada yang hadir langsung, ada yang diwakili dan mengikuti acara penganugerahan secara virtual melalui tautan zoom meeting.

Laporan: Imanuddin Kamil/Editor: Ibnu Syafaat

Leave a Reply

Your email address will not be published.