Gubernur Sumbar Resmikan Rumah Kelahiran Mohammad Natsir sebagai Cagar Budaya

Padang, dewandakwah.com – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meresmikan rumah kelahiran Mohammad Natsir sebagai destinasi sejarah, museum dan cagar budaya. Penandatangan prasasti dilakukan saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) dan Haflah ke-55 Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia di Istana Gubernuran, Padang, Sumbar, Kamis (25/2/2022) malam.

Ketua Umum Dewan Da’wah Dr Adian Husaini mengatakan ahli waris sudah menyetujui rumah kelahiran Mohammad Natsir dijadikan cagar budaya.

“Alhamdulillah, ahli waris, Ibu Tuti Murniati, menyetujui dan mempersilahkan penandatanganan tersebut,” ujar Adian. Dijelaskan Adian

Ketua umum DDII, Dr. Adian Husaini ketika memberi sambutan di acara yang dihadiri langsung oleh 28 pengurus DDII dari 28 provinsi. Tuti adalah cucu dari kawan karib ayah Mohammad Natsir.

Rumah kelahiran Mohammad Natsir yang terletak di Alahan Panjang Solok, Sumbar ini diharapkan menjadi pengingat masyarakat, khususnya generasi muda atas jasa dan kiprah Buya Natsir semasa hidup.

“Harapan saya, rumah tersebut bisa menjadi satu destinasi sejarah yang mengingatkan kembali akan nama, perjuangan dan keteladanan sang pahlawan nasional Mohammad Natsir,” ujar Adian.

Perlu diketahui, usulan rumah kelahiran Buya Natsir sebagai museum bermula dari kekaguman Adian. “Saya kagum melihatnya. Rumahnya indah dan rapih, sampai tanamannya pun tersusun dengan sangat baik,” pungkasnya

Alasan lainnya ialah karena nama Mohammad Natsir yang begitu besar sudah mulai luput dari ingatan umat Islam, termasuk masyarakat Sumbar sendiri. “Padahal di Malaysia saja, buku-buku Pak Natsir, khususnya Fiqhud Dakwah, wajib dikaji oleh para pelajarnya,” ujar Adian.*

Laporan: Fatih Madini/Editor: Ibnu Syafaat

Leave a Reply

Your email address will not be published.