900 Artikel Penuntun Umat di Era Kebohongan

dewandakwah.com – Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Dr. Adian Husaini baru saja merampungkan artikel ke-900 yang ditulisnya sejak 21 bulan yang lalu. Artikel itu ditulisnya setiap hari dan dimuat di website adianhusaini.id.

900 artikel ini hadir sebagai penuntun bagi umat di era post truth atau kebohongan. Tujuannya agar terwujud komunitas yang bijak dan cerdas, kritis terhadap informasi yang diterima.

“Di era dis-informasi ini, ilmu-ilmu yang salah bertebaran di banyak tempat. Lalu memberi guncangan hebat kepada worldview dan akidah seorang Muslim. Yang kalau tidak kuat, ia bisa kufur tanpa sadar,” katanya dalam acara tasyakuran yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurnalistik STID Muhammad Natsir, Selasa (10/08/2021) malam.

Karena itu, ia menegaskan, bagaimanapun kondisi yang dihadapi, worldview dan akidah tidak boleh berubah. Dalam kasus penjajahan Zionisme atas palestina misalnya. Bagi Islam itu masalah agama. “Bagaimana tidak, dalam Islam masuk kamar mandi pun masalah agama,” ujarnya.

Soal bernegara pun demikian. Loyalitas dan ketaatan paling tinggi adalah kepada Allah. Tentu umat Islam wajib loyal dan mentaati pemerintah. Asalkan dengan satu syarat: kebijakannya tidak menyimpang dari hukum Allah dan nilai-nilai keislaman.

Lebih lanjut ia menjelaskan, salah satu tantangan yang tidak kalah berat adalah relativisme. Suatu ketika, dosen STID Mohammad Natsir itu pernah memberi pertanyaan kepada banyak mahasiswa di satu kampus. Ia tercengang mendapati jawaban mereka yang setuju kalau manusia itu relatif sedangkan Tuhan itu mutlak sehingga hanya Tuhan yang mengetahui kebenaran.

Lalu dengan santainya ia bertanya, “Menurut kalian, Nabi Muhammad itu manusia atau tidak?”  “Manusia!,” ujar mereka. “Katanya semua manusia itu relatif, Kalau Nabi Muhammad manusia, apa Nabi Muhammad gak tahu kebenaran?” tanyanya.

“Di era sekarang, membangun framework pemikiran sangat penting,” tegasnya. Sebab lanjut ia, kalau cara berpikir salah, lalu diimani dan diyakini, bisa kufur. Sekalipun ia shalat ratusan rakaat, tapi ketika ia meyakini bahwa shalat lima waktu itu tidak wajib, maka ia telah kufur. Begitu pula dengan mereka yang menghalalkan perzinahan, pernikahan sesama jenis, makan Babi, dan hal-hal lain yang sudah tetap hukum keharamannya.

“Oleh karena itu masalah worldview dan iman tidak bisa diangggap sepele apalagi sambilan. Jangan sampai paham-paham menyesatkan lainnya seperti feminisme, pragmatisme, materialisme, pluralisme, dan lain sebagainya dianut dan diyakini oleh seorang Muslim,” tegasnya.

Karena itu ia berencana terus mengembangkan konsep website yang saat ini diberi tajuk “Pojok 1000 Artikel Pilihan” itu menjadi lebih luas, dengan mengajak penulis-penulis lain bergabung.

“Targetnya pada 10 November tahun ini genap 1000 artikel, semoga 100 artikel lagi bisa saya selesaikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ir. Kusnadi yang dipercaya mengelola website mengungkapkan rasa syukurnya karena telah dilibatkan dalam proyek sarat kebaikan ini.

“Jadi untuk teman-teman yang belum berlangganan, mudahnya langsung saja kirim whatsapp ke saya di nomor 0858-8293-0492, nanti akan saya kirimkan link untuk mendaftarnya,” katanya.

Sedangkan bagi yang ingin langsung, dapat mengaksesnya di website adianhusaini.id. Di website ada menu untuk daftar. Silakan daftar melalui email, nanti notifikasinya akan dikirim melalui email.

“Nah bagi yang sudah mendaftar, agar lebih mudah membaca artikelnya silakan unduh aplikasi androidnya di playstore. Insya Allah kita akan segera buat juga untuk di ios, memenuhi permintaan para pengguna Iphone,” pungkasnya.

Reporter: Fatih Madini

Editor: Dudy S. Takdir

sumber: mediadakwah.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *